Senin, 23 Februari 2026

Allah Qur'an di Hati, Akhlak dalam Diri, Pemimpin untuk Negeri

Judul diatas adalah tema yang SMP IT Tsamrotul Fuad gunakan dalam khotmil kelima dan Wisuda Tahfidz ke 11 tahun 2026.
Sebuah Tema yang kata Habib Ridho, Muwajjih yang Kita hadirkan menyatakan bahwa Tema tersebut sangat menohok hati Beliau.
Habib Ridho dalam Tausiyahnya menyampaikan sebagai berikut:
Generasi Emas = Generasi yang mengamalkan Al Quran.
Peringatan Allah dalam Al Qur'an adalah apabila kita berpaling dari Allah dan Kitab-Nya dan tidak mau menjalankan syariat Islam maka akan dihadirkan kepadanya setan dalam kehidupannya. Setan sebagai sahabatnya. Bila setan sudah menjadi sahabat maka nafsu lawwamah yang hadir, lisan yang kotor, maksiat yang dilakukan. 
Sebaik-baik ibadah setelah ibadah Fardu adalah Membaca Al Quran. Dalam kitab Fawaidul Muhtar, Kalau tidak ada Rasulullah SAW yang membaca Al Qur'an maka kita tak akan dapat membaca Al Qur'an. Inilah berbahayanya Al Qur'an bila tidak dibaca. Masalah lainnya adalah Kita membaca Al Qur'an tidak seperti pada masa sahabat membaca Al Qur'an. Sahabat Umar bin Khattab orang yang tegas, sekali baca Al Qur'an nangis bahkan pingsan. Orang yang membaca Al Qur'an tetapi tetap gelisah, tidak merasa nyaman Maka membaca belum benar. 
Membaca Al Qur'an harus kita berikan waktu khusus. Wazhifah Al Qur'an tetap harus kita jaga. Misal 1 juz kita harus dijaga.
Barangsiapa yang Bersih hatinya maka tak akan pernah kenyang membaca Al Quran. 
Inilah yang nyata merosot saat ini. 
Maka jangan alasan pekerjaan, kita lepas dari Alquran.
Dalam kitab Nashaihul Ibad Karangan Imam Nawawy al Bantani, dikisahkan ada pertanyaan kepada Nabi Ibrahim a.s. Mengapa engkau menjadi kholilullah kesayangan Allah? Karena aku selalu memprioritaskan Kepentingan Allah diatas kepentingan Pribadi dan Golongan. Perintah Ketika menyembelih Ismail, perintah khitan di Usia 70 tahun, 
Imam al Faqih berkata..tidak akan ada Barokah bagi orang yang lebih memperhatikan pekerjaan dibanding memperhatikan Allah. Siapakah yang Memprioritaskan Allah maka Allah akan memprioritaskan kita dalam Pandangan Nya.
Maka berdoalah.. ya Allah jadikan Al Qur'an dalam hati Kami dan jadikan Engkau sebagai Prioritas kami.
Kehidupan dengan Al Quran yang baik maka lihatlah interaksi dengan orang yang akan kita jadikan teman, Pemimpin, istrimu. Bila Mereka dekat dengan Al Quran.
Maka pasti tidak akan salah.
Demikian beberapa inti sari Tausiyah beliau di Acara Khotmil Qur'an ke-5 dan Wisuda Tahfidz ke-11 SMP IT Tsamrotul Fuad Pemalang yang digelar di RM Serba Sambal Bojongbata Pemalang.
Ust. Hananto Widhiaksono,.S.Sos., S.Pd., Gr, Kepala SMP IT Tsamrotul Fuad dalam Sambutannya menyampaikan agar Interaksi kita dengan Al Qur'an senantiasa dijaga. Sehingga Maknawiyah Kita senantiasa terjaga, Akhlak kita menjadi mulia sebagaimana Kata Ibunda Aisyah a.s. ketika menceritakan Rasulullah..Akhlak beliau adalah Al Qur'an. Dan sebagai Bekal bagi Pemimpin Negeri Al Qur'an adalah salah bekal terbaik. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Walimatussafar Ibunda Ustadzah Rifaatul Muyasaroh

Ibu Mubaedah binti KH Abdul Hamid Mustofa, Ibunda Ustadzah Rifaatul Muyasaroh melaksanakan Walimatussafar dengan mengundang Para...